Lulus
dari pondok pesantren tanpa menguasai ilmu lain di luar ilmu agama
ternyata membawa konsekuensi cukup berat. Tidak jarang, para lulusan
pesantren tidak mampu untuk bersaing terutama di dunia kerja formal
maupun wirausaha. Pelatihan wirausaha bagi para santri yang bertempat di Aula Pesantren, Pelatihan Kewirausahaan
ini dilaksanakan sebagai bentuk semangat kami dalam bertanggung jawab
mendidik santri untuk menjadi seorang entrepreneur sesuai anjuran
Rasulullah “ujar pimpinan pelaksana Ust. Wazir Tamami, S.H
Para santri diharapkan memiliki jiwa
kewirausahaan yang tinggi. Karena pada dasarnya, kewirausahaan merupakan
salah satu indikator kemajuan sebuah negara.“Demikian Rasulullah SAW
melalui jiwa wirausahanya mampu membangun kehidupan jujur dan mandiri”.
UjarnyaSementara itu, ditunjuk sebagai narasumber Ust.
Sholeh,Ust.Jeihan,Ust.Chusnul.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri
putra dan putri, pengurus dan ustadz dengan keseluruhan jumlah lebih
dari 100 orang.Sebagai lulusan pondok pesantren merasakan betul,
bagaimana susahnya lulusan pesantren untuk bersaing di dunia kerja.
Karena itulah, pelatihan ini merupakan upaya berdasar pengalaman agar
lulusan pesantren tidak hanya pasif, tetapi juga berani berwirausaha dan
mandiri. Menurut narasumber “menumbuhkan jiwa entrepreneur dari dini.
Kita nanti hidup di dunia ini setelah keluar dari (pesantren) ini, di
kehidupan nyata di lingkungan rumah, itu kan kita harus tetap eksis,
tetap (bisa) melanjutkan hidup, itu.”
Pelatihan wirausaha ini tidak hanya
berhenti seusai pertemuan selama satu hari setiap hari jumat kegiatan
pelatihan kewirausahaan rutin dilaksanakan.dengan harapan agar santri
yang lulus memiliki wawasan lebih luas dan lebih banyak kesempatan untuk
bersaing di dunia luar, sehingga menjadi santri yang lebih mandiri.(red-danang/intan)
November 8, 2015
0 komentar:
Posting Komentar